Selasa, September 02, 2008

 

Pariaman Qoe..Pabukoan Qoe



Bercerita tentang kampung halaman tak ada habisnya,

Alhamdulillah bulan ramadhan kembali kita jelang, nuansa berbeda kental terasa di kota ku.

Momen bulan penuh berkah ini dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang dadakan dan musiman..he..hee, mang namanya gitu..soalnya orang-orang ini berjualan menu buka puasa atau biasa kami sebut ” pabukoan”.

Puasa tahun ini sangat berbeda dari tahun lalu, karena kalo tahun lalu saya menjalani ibadah puasa bersama teman-teman kampus, soale waktu itu masih kuliah. Kalo sekarang dah wisuda jadi puasa kali ini enak coz daku dah pulang ke kampung halaman tercinta...Pariaman kota ku...

Tiap hari makan gratis..ha..haa, dengan menu yang bisa di request sama nyokap..tapi nyokap sering bikin pabukoan sendiri, jarang malah beli di luar..doi suka ga percaya gitu sama masakan orang laen, ada aja alasannya..yang jorok lah, ga jelas lah..ampe orang nya ga cuci tangan..mami..mami...

Tapi enak nya kalo ke pasar pariaman atau pasar kurai taji sore-sore...Wuih..dah kaya lebaran..dimana2 ada yang jualan aneka makanan dari segala macam rasa. Mau yang manis ada, yang pedas juga ada, n yang asem2 dikit juga ada..gorengan, gado-gado, godok basaka juga ada...euuuank banget gila...

Hm..rasanya pengen bulan puasa terus., jadinya makan teratur..ga suka marah-marah, apalagi ngambek..he..hee. Semangat deh ramadhan ini..semoga target nya tercapai.Amien..


Senin, Agustus 25, 2008

 

Terima Kasih Pada Paskibraka Kota Pariaman



Pemerintah kota Pariaman berterima kasih pada pasukan pengibar bendera Merah Putih yang telah menjalankan tugas mulia dengan baik saat peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Repoblik Indonesia (RI) ke 63 di Balai Kota Pariaman. Dengan berjalan dengan baik, berarti pelaksanaan upacara peringatan hari tersebut adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi Pemko Pariaman.

”Karena para pasukan pengibar bendera pada HUT Ri ini adalah orang pilihan yang telah melalui berbagai seleksi dan sekaligus telah memenuhi berbagai persyaratan, tentunya adik adik adalah sosok generasi muda yang dapat diandalkan dan dipercaya untuk memegang amanah untuk kemajuan Kota Pariaman ke depan,” ungkap Sekko Pariaman Drs Asril Nur kepada POSMETRO di ruang kerjanya, kemarin.

Katanya, sebagai pasukan pengibaran bendera merah putih adalah sebuah kebanggaan tersendiri, bukan saja milik adik adik sendiri, tapi juga merupakan kebanggaan orang tua, sekolah, masyarakat dan Pemerintah Kota Pariaman. Untuk itu jangan sia siakan kesempatan dan kepercayaan ini, yang harus dibuktikan terus setelah pelaksanaan Pengibaran Bendera Merah Putih.

”Yang jelas saya sampaikan bahwa menjadi Pasukan Pengibaran Bendera Merah Putih pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia adalah sebuah tugas yang mulia,” ulasnya.

 

Jadikan Hari Kemerdekaan Untuk Motivasi Kemajuan Pariaman



Hari Kemerdekaan Indonesia ke 63 telah di peringati Kota Pariaman tahun 2008. Semoga kegiatan yang dilaksanakan masyarakat Kota Pariaman dan Pemko Pariaman diberkahi dan diridhoi Allah SWT. Semua itu, sebagai wujud pengabdian masyarakat Kota Pariaman kepada nusa, bangsa dan agama menuju masyarakat adil makmur dan sejahtera.

Berpijak dari sejarah masa lalu, dimana para pahlawan pejuang tanah air, dengan semangat dan rasa cinta tanah air telah berkorban harta dan nyawa untuk menegakan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, sampai diproklamirkannya pada tanggal 17 Agustus tahun 1945.

”Oleh karena itu, jasa dari para pahlawan yang rela berkorban demi tanah air tersebut harus kita hargai dan junjung tinggi serta membalasnya dengan mengisi kemerdekaan itu dengan pembangunan diberbagai bidang. Karena itu, pada hari kemerdekaan RI ke 63 ini hendak semua masyarakat Kota Pariaman semakin termotivasi untuk memajukan Kota Pariaman ke depan,” ungkap Walikota Pariaman Ir H Mahyuddin kepada POSMETRO usai acara HUT kemerdekaan RI ke 63 di Balaikota Pariaman, kemarin.

Katanya, sehubungan dengan perjalanan waktu, kita juga mencemaskan akan semakin tipisnya rasa cinta dan rela berkorban demi tanah air ini, yang disebabkan oleh berbagai pengaruh dan rongrongan terutama bagi generasi muda sebagai pelanjut dan pemegang tongkat estafet pembangunan.

Untuk itu tugas yang amat penting yang harus tetap kita tumbuh kembangkan terutama bagi generasi muda adalah meningkatkan semangat jiwa kebangsaan dan patriotisme.

Hal ini adalah tugas kita bersama, karena pada dasarnya semangat jiwa kebangsaan dan patriotisme itu adalah urat nadi yang menghidupkan persatuan dan kesatuan bangsa, dan simbol dari kebersamaan dalam Bhineka Tunggal Ika yang menjadi jati diri bangsa dibawah naungan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

”Mari kita pupuk semangat jiwa kebangsaan dan patriotisme ini, untuk menyongsong masa depan bangsa yang lebih cerah. Begitu juga di Kota Pariaman semua masyarakat Kota Pariaman dapat menjadikan hari kemerdekaan untuk terus membangun Kota ini ke depan. Semua itu untuk kemajuan Kota ini seiring dengan peningkatkan ekonomi masyarakat,” tandas Mahyuddin mengakhiri.

Rabu, Agustus 20, 2008

 

My 21 years B-Day


Zahra B-day...

Tomorrow is my birthday, actually i never plan to make something special for my b-day. 21 years ago i was born at small hospital in my country. im the fourth children from my parent. Most of our family member were girl.
I thought all my dream comes true, i' ve a sweet boyfriend, he loves me so much..and so do i
I live with my mom and dad, and InsyaAllah next year i will continue my study for D4.

I thankful to Allah for the bless, for the chance till today i still breath..
Wish better day for the next..
Wish for a special dream come true soon
Wish i never hurt my beib
Wish i meet my old friend

Jumat, Agustus 15, 2008

 

Welcome my Lovely Blog Reader


Assalamualaikum...

Coba Buat di Blogspot, Ok juga...
Blog ini mau ku posting apa aja...
Anything...
Ini Blog Bunga padi..salam kenal seluruh blogger indonesia..
Mari budayakan Ngeblog...
Chayyooo...

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Berlangganan Entri [Atom]